Detail Produk BRONZE II
Daftar SekarangDiskripsi
- Setiap paket sudah termasuk 1 ekor induk betina domba Garut dengan kondisi hamil (USG) berikut semua fasilitas dan asuransi kematian induk.
- Paket dengan rata- rata induk usia 10 bulan – 12 bulan, induk domba Garut adalah domba asal Indonesia tepatnya di kota Garut jawa barat,.
Keunggulan
- Rata –rata dalam 24 bulan bisa lahir 4x ( karena domba posisi sudah hamil)
Spesifikasi
- Tingi rata –rata : 52 - 60 CM
- Usia rata – rata : 10-12 Bulan
Benefit
1. Free pakan 24 bulan
2. Free asuransi kematian 2 tahun
3. Free perawatan dan obat - obatan selama berternak
4. Free pakan anak domba sampai terjual
5. Free kandang
6. Free report perkembangan terna via aplikasi
7. Jaminan ternak produktif ( jika ternak tidak produktif maka
akan di ganti gratis)
8. Free jantan pemacek
Prediksi Profit
Harga paket per 1 ekor : Rp.7.000.000
Proses kawin dan hamil : 6 bulan sampai 8 bulan
Prediksi anak selama 24 bulan : 5 Ekor – 8 Ekor
Harga anak domba betina usia 8 bulan: +- Rp. 1,500.000,-
Harga anak domba jantan usia 8 bulan :+- Rp. 3.000.000,-
Profit kotor jika 5 anak domba : +-Rp.10,500.000,-
Profit kotor jika 8 anak domba :+- Rp. 18.000.000,-
Bagi hasil 5 anak domba : Rp. 5.250.000,-
Bagi hasil 8 anak domba : Rp.9.000.000,-
NB : Keterangan jumlah anak dan hasil penjualan anak akan sangat fluktuatif karena berdasarkan jumlah induk,jumlah anak yg lahir, jenis kelamin dan saat usia penjualan.
Penjualan
- Penjualan hasil ternak sudah di fasilitasi oleh perusahaan.
- Waktu penjualan anak domba dapat di tentukan pemilik dengan usia minimum 1 minggu maksimal di 1 Tahun.
Bagi Hasil
- Bagi hasil dari penjualan memerlukan waktu 15 hari sampai 30 hari dari waktu pemutusan penjualan anak domba.
Masa Kontrak
- Masa kontrak selama 24 bulan
- Induk tidak boleh di jual kurang dari 24 bulan
- Setalah 24 bulan jika mau di lanjutkan berternak ada tambahan biaya Rp.135.000/ekor/bulan.
Resiko berternak
1. Keguguruan
2. Lahir prematur
3.Induk tidak mau menyusui
4.Wabah
*NB : Untuk meminimalisir kerugian jumlah induk akan sangat mempengaruhi percepatan BEP (balik modal)
